Kamis, 28 April 2016

Waspadai penyakit ginjal berakibat pada jantung

Waspadai penyakit ginjal berakibat pada jantung

Waspadai penyakit ginjal berakibat pada jantung, Penyakit gagal ginjal juga bisa menyebabkan komplikasi seperti infeksi, masalah jantung, gangguan saraf, stroke, sampai perdarahan lambung dan usus. Pada sebagian besar kasus, komplikasi tersebut bisa berakibat lebih fatal dari penyakitnya sendiri.

Menurut pakar kesehatan ginjal dr Tunggul Situmorang, SpPd-KGH, penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian pada pasien gagal ginjal. "Hampir 70 persen pasien gagal ginjal juga mengalami sakit jantung," ujar dr Tunggul.

Kematian aktor dan penyanyi senior Kris Biantoro di usia 75 tahun setelah menderita penyakit ini selama 38 tahun kemungkinan besar juga disebabkan karena komplikasi. Terlebih Kris Biantoro cukup rajin melakukan cuci darah (dialisis) menggunakan metode CAPD di rumah.

"Bagi pasien penyakit ginjal kronik yang rutin melakukan dialisis, fungsi ginjal akan digantikan dengan terapi tersebut sehingga penyebab kematian umumnya penyakit lainnya," papar dokter yang menjadi Direktur Utama RS PGI Cikini Jakarta ini.

Dilansir dari situs health24, penyakit ginjal dapat memicu banyak penyakit yang berhubungan dengan cairan di dalam tubuh. Hal ini terkait dengan fungsi ginjal yang mengatur keseimbangan cairan di dalam tubuh. Jika ginjal berhenti bekerja, cairan bertambah secara berlebihan pada organ seperti paru-paru, jantung, otak, dan jaringan tubuh lainnya.

Peningkatan cairan akan membuat organ-organ tersebut bekerja dengan lebih keras dan mempercepat kerusakannya. Peningkatan cairan juga meningkatkan tekanan darah dan ketidakmampuan tubuh mengontrol potasium secara efektif sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.

Karena itu, dokter akan selalu memantau kesehatan pasien gagal ginjal untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hasil pemeriksaan laboratorium dapat menunjukkan perkembangan keracunan ureum (produk sisa) atau keseimbangan kimiawi lainnya.

Beberapa jenis obat-obatan juga dapat membantu memperlambat penurunan fungsi ginjal. Namun, jika tindakan perawatan tersebut sudah tidak memadai lagi, tidak menutup kemungkinan dokter akan menyarankan dialisis.

Sumber: Kompas
Load disqus comments

0 komentar